Tampilkan postingan dengan label pertumbuhan & perkembangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertumbuhan & perkembangan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2016

Karakteristik perkembangan pada anak Usia Dini


    Info Anak dan Balita Karakteristik merupakan sikap yang menonjol pada anak. Karakteristik perkembangan merupakan ciri-ciri yang terjadi pada fisik dan skis anak.

1.    Perkembangan yang terjadi pada fisik anak
Fisik manusia adalah suatu system dari organ yang sangat sempurna dan komplek. Terbentuknya fisik di awali pada periode pranatal  yang terjadi saat dalam kandungan atau Rahim ibu. Menurut pakar psikologi ada beberapa organ tubuh yang berkembang secara semupurna dalam diri manusia yaitu : system syaraf, otot-otot, kelenjar endokrin, dan struktur tubuh. 4 hal ini mendukung sekali dalam perkembangan :

1.    Sangat berpengaruh terhadap kecerdasan yang terjadi pada anak usia dini khususnya perkembangan daya pikir dan daya ciptanya serta dapat mengontrol emosi.
2.    Dapat mmeningkatkan kekuatan dan kemampuan pada motoric kasar dan halus anak.
3.    Akan muncul beberapa karakter dan tingkah laku  yang baru dan lebih spesifik.
4.    Dalam perkembangan tubuh atau fisik anak akan terlihat dalam pertumbuhan tingginya, berat, dan proposisinya. Yang mana dapat dibandingkan dengan pola kesehariannya.
Adapun karakteristik pada fisik anak khususnya usia 0 sampai 5 tahun yaitu :

1.    Anak sudah mulai melakukan gerakan-gerakan dasar seperti berjalan, berlari, meloncat, melompat, berjingkrak , melempar dan menangkap.
2.    Anak bisa bersosialisasi dengan lingkungan dengan baik. Khususnya dengan orang tua nya, anak bisa beradaptasi dan berkomunikasi dengan anggota keluarga yang lainnya guna meningkatkan kecerdasan dalam memahami keluarga sendiri dan orang lain.
3.    Anak bisa menggunakan benda-benda di sekitarnya dengan berbagai eksplorasi masing-masing. usahakan benda yang di berikan kepada anak sangat aman untuk di mainkan. Dan jangan memeri benda yang sangat kecil, takutnya malah di makan atau berbahaya untuk anggota tubuh lainnnya.
4.    Pada usia 5 sampai 8 tahun , waktu yang di butuhkan dalam perkembangan dan pertumbuhan relative sangat lama di bandingkan dengan masa kanak-kanak. Pada usia ini cenderung anak terserang penyakit dan mudah lelah.
5.    Pada usia 8 sampai 9 tahun, merupakan masa terjadinya perbaikan pada koordinasi tubuh, meningkatnya ketahanan fisik, memiliki fisik yang kuat sehingga untuk laki-laki senang sekali melakukan berkelahi atau bergulat pada temannya, walau akhirnya tetap saja kesakitan. Untuk orgam dalam cukup stabil tetapi tetap saja ada system syaraf yang lambat berkembang.
6.    Pada usia 10 sampai 11 tahun, terjadinya peningkatan pada tekanan darah dan metabolism tubuh yang cukup tajam. Untuk perempuan biasanya sudah mengalamii kematangan seksual dengan tanda menstruasi.


2.    perkembangan Skis pada Anak
skis pada anak biasanya di tandai dengan perubahan emosional jiwa yang lebih progressif dan sistematis. Adapun karakteristik yang menonjol yaitu:
1.    anak mulai mengenal kesukaan atau kegemaannya, sehingga sulit sekali untuk sebagian anak memiliki sikap pandai memberi kepada orang lain, yang ada anak sibuk dengan ego nya sendiri.
2.    Anak sudah bisa memahami bakat nya, baik dalam hal music, menulis, berbicara, seni menggambar dan yang lainnya.

Rabu, 22 Juni 2016

Kecerdasan yang terjadi pada anak usia dini


    Info Anak dan Balita Kecerdasan merupakan suatu kemampuan berfikir yang terjadi pada otak kanan dan kiri seseorang. Dan di bantu dengan insting atau ilham yang kuat yang di berikan oleh sang pencipta. Anak usia dini memiliki kecerdasan yang sangat luar biasa di banding orang dewasa karena memory yang di milikinya masih sedikit jadi apabila oang dewasa memberikan pengajaran atau pendidikan pada anak seusia dini akan membuahkan hsil yang sempurna dan kecerdasan anak akan lebih dari orang dewasa tersebut.

    Di dunia ini tidak ada anak yang bodoh atau tidak cerdas, tetapi yang ada anak yag malas untuk belajar dan kurang memiliki  kecerdasan . factor-faktor mengenai kecerdasan sudah di bahas sebelumnya, bahwasannya anak cerdas karena insting mereka yang kuat dan factor keturunan yang cerdas.

    Adapun macam-macam dari kecerdasan pada anak yaitu :

1.    kecerdasan linguistic atau sering di sebut Word Smart
pengetahuan yang terjadi pada anak ini sangat kompleks sekali pada tercapainya kemampuan berbahasa yang baik pada anak. Ciri-cirinya anak akan gemar sekali untuk membaca, sangat suka menulis,  bercerita dan mendengarkannya serta melakukan komunikasi dengan berdialog bersama anak-anak.
2.    Kecerdasan matematis atau Number Smart
artinya anak memiliki keahlian dalam memainkan logika atau matematika. Biasanya hal yang sulit dalam ilmu pengtahuan itu adalah matematika bahkan suatu pelajaran yang di takuti atau tidak di sukai. Hal yang harus di lakukan untuk problem tersebut yaitu : berikan anak alat untuk berhitung yang menrik, sehingga anak bisa menyukai matematika dengan jalan bermain alat edukatif tersebut; berikan anak benda-benda yang konkret untu di hitung nya serta berikan permainan logika seperti bermain monopoli.
3.    Kecerdasan Intrapersonal atau Self Smart
artinya anak cenderung memiliki imajinasi dan pemikiran yang berasal dari pengetahuan nya sendiri. Anak ini biasanya berambisi untuk selalu di depan, meiliki rasa percaya diri yang tinggi dan bisa mengatur emosional dengan baik.


4.    Kecerdasan intra personal atau people smart
Kecerdasan ini sangat berbanding terbalik dengan poin sebelumnya, anak memiliki sikap sosialitas yang tinggi sehingga selalu senang untuk bermain secara bersama-sama. Anak akan memiliki sifat empati kepada orang lain dan mampu memahami perasaan yang lain, sehingga anak akan mudah bergaul dan senang memimpin ataupun di pimpin saat bermain. Anak yang memiliki kecerdasan ini sangat cocok sekali apabila di berikan suatu permainan sosio drama karena akan mudah untuk beradaptasi pada karakter tokoh-tokoh tertentu.
5.    kecerdasan Musikal atau Music art
kecerdasan ini akan sangat mudah di kenali oleh orang tua, karena sikap anak yang menyukai dan memainkan alat music walauun tidak sempurna, seperti bermain gitar, piano dan biola. Anak akan gemar menyanyi dan menari atau berperan yang bisa menyesuaikan music.

Selasa, 14 Juni 2016

Factor-faktor pertumbuhan dan perkembangan anak


info anak dan balita Pertumbuhan dan perkembangan merupakan suatu perubahan sesuatu hal baik fisik maupun skis pada anak. Ke dua aspek biasa nya dapat bekerja secara seimbang secara sistematis demi mencapai ranah menuju progressif.
Secara umum factor yang mempengaruhi tumbuh dan kembang nya anak yaitu terbagi menjadi dua yakni factor internal dan factor eksternal. Disini akan di jelaskan factor-faktor tersebut dengan sangat jelas, yakni:



1.    Factor internal / factor dari dalam

•    Tumbuh dan kembang anak di pengaruhi oleh gen dari kedua orangtua nya. Hal ini merupakan factor yang sangat berpengaruh.
•    Anak terpengaruh dengan hokum rasa atau budaya yang sudah di rasakan dari sejak lahir hingga dewasa. Contoh di suku tertentu apabila ingin memiliki anak yang tinggi harus bagaimana dan bebuat apa.
•    Faktor religious seorang anak ,akan berpengaruh pada perkembangan skis nya . kemungkinan besar juga dalam kegiatan religi tersebut dapat meningktkan pertumbuhan dan penstabilan tubuh seperti melakukan shalat .
•    Factor yang terakhir ini mencakup emosi dan intelegensi , jadi apa yang sudah melekat pada diri masing-masing akan berpengaruh sekali bahkan hasil intelegensi yang Allah anugerahkan dan di operasikan oleh makhluk nya dengan baik akan membuahkan hasil yang sempurna .


2.    Factor eksternal atau factor dari luar
•    Dalam bidang budaya , biasa nya anak akan tumbuh kembang dengan kegiatan-kegiatan yang d selenggarakan di lingkungan nya.
•    Dalam bidang pendidikan, lembaga sekolah yang menjadi tempat belajar, sangatlah membantu para orangtua dalam mendidik , melatih dan membimbing ank-anka nya.
•    Dalam bidang ekonomi, hal ini adalah sesuatu yang berpengaruh menunjang semua factor yang sudah di jelaskan . karena apabila financial keluarga tidak mencukupi akan membuat anak lambat dalam pertumbuhan fisik nya, dan untuk mengembangkan segala kemampun pada diri nya tidak terealisasikan.
•    Dalam hal kesehatan, kandungan zat yang terdapat di dalam makanan . mulai dari kandungan nutrisi, karbohidrat, lemak, protein , vitamin dan mineral. Kondisi tumbuh kembang anak bukan hanya terjadi dengan biasa saja tetapi akan tercapai dengan sangat baik dan cepat.
•    Dalam pengaruh etika atau akhlaq seorang anak seperti penyimpangan yang keluar dari biasanya, baik sebuah penyakit atau pun kecelakaan yang akan menghambat .
•    Dalam bidang olahraga , anak dapat di beri stimulus dengan lebih produktif. Sehingga cederung anak lebih aktif dan sehat tampak segar sekali.
•    Di lihat dri urutan anak , misalnya anak petama selalu menjadi pusat perhatian baik dalam pemberian ekonomi , edukasi maupun kasih sayng nya. Dan dalam pertumbuhan yang sangat normal terjadi bahwa percepatan dan hasil tumbuh nya fisik seorang anak pertama akan lebih rendah dari pada yang kedua nya. Terkecuali perhatian yang di fokuskan terus ke yang pertama saja maka tetap saja sama dalam pertumbuhan nya.

Senin, 13 Juni 2016

Dampak prilaku kasar orang tua terhadap psikologi anak




Info Anak dan Balita | Psikologi anak merupakan suatu ilmu tentang perkembangan dan pertumbuhan pada psikis anak atau kejiwaan anak usia dini. Maka selain kita mengetahui ilmu psikologi ini kita harus mengetahui dampak dari lingkungan baik yang positif maupun negative untuk anak. Terkadang anak menyebabkan banyak sekali masalah (baca masalah yang terjadi pada anak) dan karena masalah ini juga orangtua jadi kasar. Padahal jika anak bermasalah ada penanganan khusus yang bisa diberikan. Anda bisa membaca artikel tentang "cara mengatasi anak yang bermasalah".

Jika anak ditindak secara kasar tentunya akan ada dampaknya. Oleh karena itu disini kami akan mengungkap dampak dari perilaku kasar dari orangtua atau orang dewasa untuk anak apakah baik atau tidak.

Sebelum di bahas dampaknya, kita harus menganalisi maksud dan tujuan dari perilaku tersebut apakah di sengaja atau merupakan sebuah didikan.

Dampak positif dari perilaku kasar dengan tujuan memberikan edukatif yaitu :
1.    Membuat anak segan untuk marah dan melawan kepada orang tua.
2.    Menjadikan anak hidup lebih berani dan menyukai hal-hal yang ekstream.

Namun ini juga patut digaris bawahi, karena kasar yang positif mengandung arti tegas bukan kasar sesungguhnya. karena tegas akan memberikan pendidikan anak berupa kemandirian. Anda bisa melihat artikel kami sebelumnya tentang cara sederhana mendidik anak agar mandiri.

Dampak prilaku kasar orang tua terhadap psikologi anak :


1.    Kepada Psikologi Anak

  • Pribadi Anak cenderung menutup diri karena beban nya sangat tertekan dan sulit untuk bersosialisasi dengan orang lain. Apa yang dilakukanya akan serba salah di mata orang lain. “ orang tua nya juga ngasari apalagi orang lain” .
  • Anak sulit untuk mandiri karena apa yang di lakukan nya mendapat caci maki, jadi apabila anak akan bereksplorasi sendiri di takutkan menyalahi aturan orang tua nya atau gurunya.
  • Kecerdasan dalam bidang edukatif ranah kognitif dan imajinatif akan kurang. Anak cenderung memikirkan perasaan nya bukan kondisi yang ada di sekitar nya.


2.    Keseharian anak dirumah

  • Anak di lingkungan keluarga akan terus was-was akan sikap orang tua atau orang dewasa di sekitar nya.
  • Ada dua kemungkinan apakah anak tidak nurut terhadap orang lain dan pasrah terus menerus menerima perilaku kasar dari orang tua nya atau anak akan memiliki ego untuk melarikan diri dan mencari perlidungan dari orang lain.
  • Anak akan kurang sosialisai dirumah, tetapi apabila lingkungan sangat mendukung maka kemungkinan besar anak tersebut sangat suka diam di lingkungan masyarakat untuk menhilangkan bebanya itu.
  • Anak akan memiliki rasa dendam yang tinggi kepada orang tua apabila tidak secara langsung mendapatkan stimulus yang baik.



3.    Perilaku di sekolah atau lingkungan masyarakat

  • Anak kemungkinan besar akan menutup diri atas bebannya kepada orang lain tetapi pasti ada sebagian yang lain yang menjadikan teman atau orang di lingkungan luar untuk di ajak mendengarkan curhatan nya tentang rasa sakit yang di derita.
  • Anak akan patah semangat apabila kondisi lingkungan sekolah sama kasar nya dengan perilaku di rumah nya.
  • Anak akan menjadi lebih agresif akan segala tindakan seseorang baik dengan cara mencurigai nya atau langsung berprasangka buruk terhadap perilaku orang lain .

Karena dampaknya yang buruk maka kedekatan ibu dan anak menjadi sangat penting. Anda termasuk orangtua yang kasar dalam mendidik anak? kita belajar sama-sama menjadi teladan :) dengan mendidik secara tegas bukan kasar. 


Minggu, 12 Juni 2016

Dampak film kartun pada perkembangan otak anak


Info Anak dan Balita | Film kartun merupakan suatu tayangan animasi gambar yang di buat seperti kehidupan aslinya. 75 % film kartun memuat kehidupan dengan sangat mengesankan dan memiliki imajinatif yang tinggi. Maka sangat tidak heran apabila anak cenderung suka melihat film kartun, dan sebagai orang tua yang baik kita harus mengetahui film kartun yang mana yang dapat berdampak baik dan buruk kepada anak. Kita tahu sendiri sekarang tidak hanya di televisi, film kartun ini ada juga di gadget-gadget kita, dan gadget juga punya pengaruh terhadap anak lho, di artikel sebelmunya kita sudah bahas tentang dampak gadget terhadap anak. nah salah satu konten di gadget ini adalah film kartun, dan orangtua harus tahu dampak film kartun ini. 

Dampak negative melihat film kartun pada otak anak yaitu :

  1. Kartun yang tidak mengandung pendidikan akan membuat anak tidak mau sekolah dan tidak akan menerima didikan oraang tua nya.
  2. Anak akan kecanduan melihat tayangan film yang sangat menarik dan membuat anak tidak disiplin pada waktu baik untuk belajar, membantu orang tua bahkan waktu  untuk beribadah kepada Allah swt.
  3. Film kartun yang mengandung alat-alat untuk bertarung seperti film Naruto, boboboy, avatar atau yang mengandung pertenkaran dan permusuhan akan berdampak pada akhlaq anak yang kemungkinan besar akan menuruti sikap yang di lihat nya. Contoh dampak kartun lain yang berdampak pada anak yaitu :






  • Banyak nya keluhan dari masyarakat akan adanya film kartun sinchan , karena ada beberapa isi yang menampilkan fornografi atau kekonyolan yang tidak senonoh yang di lakukan anak-anak terhadap orang yang dewasa.
  • Untuk film doraemon , mengenai sikap yang di aktorkan oleh nobhita menampilkan karakter yang kurang edukatif , yakni dengan sikap Nobhita yang ingin instan dan pemalas.
  • Pada film Naruto , selain menimbulkan karakter kekerasan pada anak juga akan membuat sikap yang sangat misterius dan menimbulkan anak bergaya sangat berbeda dari sebelum nya karena melihat film Naruto dengan wajah tertutup atau menyembunyikan identitas diri nya membuat anak minder atau lainya.
  • Film kartun tom and Jerry membuat anak melakukan hal-hal yang humoris tetapi merusak keadaan, dan sikap mereka yag saling bertengkar, membuat jebakan dengan berbagai kecurangan akan membuat anak merealisasikan nya di kehidupan sehari-hari.



Dampak Positif dari melihat film kartun pada otak anak

  1. Dari film kartun dengan kecanggihan teknis yang sangat imajinatif dan kreatif seperti ilmu yang di tampilkan merujuk ke masa depan yang sangat hebat, jenius, dramatic dan heroic .dan juga penerapan warna-warna pada gambar nya juga sangat unik dan menarik sekali untuk membuat anak menyukainya.
  2. Flm kartun yang memiliki pesan edukatif sangat bagus sekali membuat anak untuk terus berkarya dalam mengembangkan daya piker dan daya cipta nya. Karena hampir 75 % pembelajaran di TK/RA/PAUD belum memberikan praktik secara sempurna.


Dari fakta-fakta yang di dapat diatas dampak negative dari film kartun sangat banyak dari pada positive nya . tetapi dengan adanya dampak positif tersebut orrangtua harus dapat memilih film kartun yang tepat dan baik untuk perkembangan edukatif anak dan kreatifitas seta imajinasinnya. untuk mengasah kemampuan anak tentunya kita jangan terpaku pada peralatan teknologi yang serba canggih. ada lho cara sederhana, baca tulisan kami tentang cara paling efektif untuk mengasah kemampuan anak. mudah-mudahan artikelnya bermanfaat ya bunda :)




Sabtu, 11 Juni 2016

Ciri-ciri anak sehat


Info Anak dan Balita | Kesehatan untuk setiap manusia sangat lah penting untuk di perhatikan apalagi anak usia dini, kondisi yang tidak stabil pada ketahanan tubuh nya menjadi pendukung timbulnya jenis penyakit yang tidak bisa di prediksi sebelumnya. Maka kita harus mengetahui ciri-ciri yang sehat dan sebalik nya, hal ini betujuan agar kita bisa mengantisipasi dalam menjaga kesehatan tubuh pada anak dan orang tua nya.

Di bawah ini adalah ciri-ciri anak yang sehat yaitu :

  1. anak memiliki postur tubuh yang sangat ideal baik berat badan maupun tinggi badan nya. Karena apabila berat badan anak berbeda dengan anak lain seusianya harus segera di periksa apakah hal demikian hanya efek dari kesehatan yang sewajar nya atau tidak.
  2. Pada tumbuh kembang anak dapat seimbang antara fisik dan pemikirannya. Sehingga anak berpotensi sangat semagat dalam melakukan apapun.
  3. Dalam perilaku kesehariannya, anak akan terlatih untuk aktif, gesit, cekatan, bisa berkonsentrasi dan selalu ceria. jika anak seperti kurang konsentrasi, klik tulisan kami tentang tips mengatasi anak yang kurang konsentrasi.
  4. Kondisi mata anak sangat cerah dan tampak bersinar. Bahkan pada wajah nya terasa segar dan bugar sekali.
  5. Dalam pola makan dan minum teratur dan sangat memperhatikan kandungan gizi pada makanan tersebut.
  6. Kondisi tubuh lain pada anak terlihat tidak kering, apalagi pada rambut nya tidak terjadi rontok atau berwarna sangat berbeda dengan biasa nya.
  7. Anak yang sehat biasa nya dapat menyesuaikan diri pada lingkungan sekitar nya baik terhadap diri nya sendiri , keluarga maupun orang lain. Adapun contoh nya yaitu :


  • Dapat mengurus diri sendiri, seperti mandi dengan teratur dan berpakaian rapih dan sopan.
  • Kecerdasan dalam segala kemampuan nya sangatlah berkembang, baik dalam bicara nya, menulis, menggambar, mengungkapkan argument dan bereksplorasi yang lain.
  • Secara psikologi , anak akan berkembang secara wajar tidak terlalu hiper aktif, tapi peka dan tidak pendiam, kecerdasan nya selalu bertambah dan kepekaan pada hati nya untuk meningkatkan kemauan dan minat dalam bereksplorasi.
  • Dalam realita nya anak akan memiliki kelebihan dalam kreatifits yang beragam, seperti dapat mengangkat pundak nya saat tengkurap atau melakukan olahraga yang lain nya.



Selain ciri-ciri di atas sangat banyak sekali ciri yang lain. Maka kita harus mencari tahu ciri anak yang tidak sehat di antara nya yaitu:

  1. Dalam pola makan anak sangat lah tidak teratur, dan tidak bisa di beri makanan dengan jenis tertentu atau bisa di bilang alergi .
  2. Terlihat secara fisik anak lesu, tidak aktip, dan rewel
  3. Pertumbuhannya sangat lamban, daya tangkap anakpun berkurang cenderung murung dalam kesehariannya
  4. Dalam segi sosial anak cenderung tidak mau bermain dengan sebayanya, tidak gembira
  5. Tidak mau lepas di pangkuan ibu



Anak sehat memang menjadi kebanggaan untuk para ibunya dengan ank sehat maka petumbuhan dan perkembangannya tidak akan terganggu dan dengan bertambah usia anak akan terlihat sekali bik secara daya tangkap, Bahasa maupun fisik anak. Akan tetapi sebaliknya  ketik anak tidak sehat itu menjadi ke khawatiran bagi para orangtua khususnya ibu karena kondisi fisik anak dan pertumbuhan anak yang sangat berperan penting adalah ibu. Jadi buat para ibu atau clon ibu haruslah memperhatikan pola asuh yang benar bik itu asupan makanannya ataupun cara pengawasan dalam memperhatikan tumbuh kembangnya anak, jangan sampai lalai kita sebagai orangtua terutama ibu.

Jumat, 10 Juni 2016

Dampak Gadget terhadap anak

Dampak Gadget terhadap anak usia dini


    Gadget merupakan suatu alat teknologi yang sangat menunjang pada kemajuan modern di  seluruh dunia. Perilaku anak usia dini yang sangat tinggi rasa ingin tau nya membuat alat ini menjadi salah satu pengaruh bagi anak baik positif maupun negative. Maka hal yang terpenting adalah bimbingan dari orang tua atau orang dewasa bukan masalah gadget nya.

    Sikap yang memungkinkan di lakukan anak usia dini terhadap gadget yaitu:

1.    Anak sudah bisa berinteraksi  terhadap computer dengan cara memegang nya , memijit-mijit keyboard yang sudah di ajarkan oleh orang tuanya.
2.    Setelah interaksi pertama dan anak mengenal apa saja yang di ajarkan, selanjut nya nak akan berekplorasi sendiri terhadap fungsi computer atau handphne yang lainnya. Seperti membuka situs web internet.
3.    Selanjut nya anak akan mencari kehidupan social yang lebih luas dengan tujuan menyalurkan apa yang sudah di eksplorai nya dan mencoba ingin mengetahui apa yang ada di luar diri nya serta gadgetnya.
4.    Terakhir akan ada rasa candu dari dalam diri anak tersebut mengenai gadget nya. Apabila orang tua tidak memberi batasan untuk mengoerasikan nya anak akan mendapatkan dua kemungkinan menggunakan alat gadget tersebut dengan positif atau bahkan hanya memperburuk pemikiran anak saja.



Sebenar nya menggunakan alat gadget itu dapat bermanfaat sekali bagi oranng dewasa berbeda hal nya dengan anak usia dini, mereka  tidak akan konsisten dalam menggunakan nya sikap kebebasan yang terjadi akan membuat anak terkendalikan oleh kenyamanan gadget.

Dampak Negatif gadget terhadap anak Usia Dini

•    Anak akan merasa puas atas ilmu yang di eksplor nya, mereka akan terlena dengan hasil yang sangat lengkap dan instan serta menjadikan mereka berpotensi tidak berfikir mandiri dalam bertindak.
•    Teknologi gadget akan membuat generasi yang akan datang sangat sulit mengerjakan hal rumit. Anak akan merasa mudah mencari informasi apa saja tanpa mengahabiskan waktu yang lama.
•    Pemikiran Anak akan terealisasikan secara dangkal dan kurang kreatif dan berinfatif.
•    Turunnya konsentrasi pada pembelajaran secara manual, baik di sekolah , dirumah maupun di  masyarakat.
•    Dalam menyelesaikan permasalahan anak akan kesulitan dalam analisis yang seenar-benar nya karena terobsesi dengan hasil yang sudah di sediakan dalam gadget.
•    Akan membuat anak tidak mau menulis dan kurang minat untuk membaca buku. Karena memainkan gadget akan lebih menyenang kan denan tampilan yang unik dan menarik.
•    Dalam bersosialisasi anak akan sulit merangkai kata dan sulit untuk berteman.


Selain pengaruh negative kita juga harus memberikan gadget dengan mendukung pada kualitas anak kita di zaman modern ini yaitu :
•    Anak akan mudah mengetahui informasi yang pentingg baik tentang pendidikan, ekonomi maupun social dan politik
•    Anak akan mudah membangun kerja sama secara praktis dan berelasi dengan mudah.
•    Anak akan memiliki contoh kreatifitas yang di berikan alat gadget tersebut dengan cara meniru nya tetapi tetap harus di sertai bimbingan orang tua atau guru.

Selasa, 07 Juni 2016

Masalah yang terjadi Pada Anak


Bagi para orangtua memepunyai peran penting dalam membentuk kepribadian anak secara psikologis. Anak cenderung ingin melakukan hal hal yang sering di lakukan orangtua karena anak suka meniru itu sudah menjadi fitrahnya. Pertumbuhan dan perkembangan akan sangat terlihat ketika usia anak bertambah baik dalam masa perkembangan bahasa, tingkah laku, rasa keingintahuannya semakin tinggi, dan perkembangan fisikpun akan terlihat.

8 masalah pada anak yang membuat para orangtua khawatir:

1.    Obesitas atau kelebihan berat badan, masalah ini sering terjadi pada anak karena anak terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang kaya akan lemak,kurangnya  beraktifitas, anak di biarkan banyak bermain game, dan sering diam sambil menonton TV. Obesitas terjadi apabila asupan kalori yang keluar sedikit dan kalori yang masuk banyak.


2.    Lingkungan, bagi orangtua sering khawatir ketika naknya bermain di luar rumah ada beberapa orangtua lebih memilih anaknya diam di rumah karena pengaruh lingkungan sangat cepat sekali bagi anak merespon dan menirunya.

3.    Sering bermain tangan dan tidak mau diam, anak usia dini banyak hal yang ingin mereka coba apalagi hal hal yang membuat dirinya berbahaya anak tidak akan menyadarinya.

4.    Anak tiadk mau makan, banyak anak yang kurang nafsu makan dan orangtua selalu khawatir ketika anaknya tidak mau makan.


5.    Demam , anak kalo kelelahan suka sedikit bsedikit sakit dan karena terlalu banyak beraktifitas anak serng demam.


6.    Sakit perut, ketika anak mmengalami diare itu di karenakan ada kuman pada makanan, ataupun ketika memakan sesuatu tangannya dalam keadaan kotor.

7.    Susah tidur, ketika anak susah tidur mungkin anak sedang merasakan sakit ataupun anak belum makan sehingga anak susah tidur.

8.    Anak kurus, bagi orang tua kecerian dan kesehatan anak adalah hal yang paling utama, ketika anak berat badannya turun ibu sering merasa khawatir.

Masalah pada anak memang bermacam macam jangan terlalu mempermaslahkan apabila masalah pada anak tidak terlalu besar. Bagi para orang tua hal yang harus di perhatikan ketika anak mempunyai masalah yang orangtua tidak tau, pada usia dini sering terjadi hal hal yang tak di duga karena keaktifan anak kalo tidak di perhatiakan atau di awasi akan melakukan hal yang membahayakan dirinya. Anak belum tau apa apa saja yang akan membahayakan dirinya.

masalah lain seperti pada perubahan fisik dan mental pada anak kerap terjadi apa itu peekembanganya terhambat ataupun perkebangannya maju pesat,itu tergantung pola asuh ataupun keturunan. Bagi anak yang terhambat pertumbuhannya mungkin saja anak kurang asupan makan dan nutrisi yang baik oleh karena itu sebagai orangtua haruslah memperhatikan masalah asupan makanan sehat dan yang baik buat anak .






Masa peka anak


Apa yang di maksud dengan masa peka?

Masa dimana seseorang mengalami perubahan baik dalam perkembangan aspek emosi ataupun adanya pengaruh dari kelenjar di tubuhnya contohnya kepada remaja yang akan mengalami menstruasi.

 Tetapi beda dengan masa peka pada anak yaitu mudahnya menerima rangsangan sebagai tumbuh kembang yang sangat cepat. Jadi masa peka juga bisa di artikan bahwa adanya kematangan fungsi baik itu fisik ataupun psikis yang mamapu merespon stimulus yang berasal datang dari lingkungan.
Aspek perkembangan yang ada di anak usia dini adalah:

1.    Aspek perkembangan kognitif
 
Aspek perkembangan ini ada pada tahap sensorimotor yakni di usia 0 - 2 tahun pada masa ini anak memiliki kemampuan terbatas pada gerak refleks, bahas awal. Hanya waktu sekarang dan ruang yang dekat saja.
Pada usia 2-7 tahun anak memiliki kemampuan menerima rangsangan nya terbatas meskipun anak mulai berkembang gaya bahasa nya tetapi pemikirannya statis belum dapat berpikir dengan persepsi, abstrak, waktu dan tempat juga masih terbatas.

Di usia 7-11 anak sudah bisa menyelesaikan tugas yang dalam bentuk menyusun, mendekatkan,
menggabungkan, melipat, membagi dan menderetkan.

Diusia 11-15 tahun anak diusia ini mulai berkembang daya berfikir tingkat tinggi dan mampu berfikir abstrak.

2.    Aspek perkembangan fisik

Perkembangan ini termasuk ketahap motorik dimana perkembangan dalam pengendalian gerak jasmani yang melalui keterampilan motorik kasar dan halus diusia anak 4-5 tahun merupakan berkembangnya pada motorik kasar kemudian pada usia 5 tahun barulah berkembang motorik halusnya.

3.    Aspek perkembangan bahasa

Dalam belajar bahasa anak diajarkan untuk bisa membaca dan menulis anak diajarkan mengenai pengenalan kata ataupun menambah kosa kata dalam perkembangan ini anak bisa diarahkan dengan membaca buku cerita dan anak mendengarkan dengan bercerita suaranya nyaring.

4.    Perkembangan sosio emosional

2-3 tahun anak mampu menjalani atau rutinitas yang meregang ataupun melumaskan otot-otot tubuh nya dengan cara berolahrga kecil.

Pada anak usia anak memiliki sifat pemalu, ceria, ketergantungan serta meniru apa yang dilihat oleh anak.
Untuk mengenali masa peka anak tentunya sebagai orang tua terutama ibu yang selalu di rumah, haruslah memperhatikan mengenai masa peka anak supaya anak terarah dan terjaga karena, rasa peka adalah tahap awal  melihat tumbuh kembang anak. Masa peka membutuhkan tanggapan atau pun respon dari orang tua dimasa ini adalah masa ke emasan yang tidak mungkin bisa trulang kembali, banyak momen-momen yang sangat menarik ketika masa peka belajar ini datang.


Dimasa golden age stimulasi ataupun rangsangan memiliki tujuan untuk memberikan kemampuan otak dalam menerima dan menyerap informasi yang ada. Memang sudah menjadi suatu keharusan anak harus bertahan meskipun banyak yang belum dipahami. 

Rabu, 01 Juni 2016

Keterampilan Anak


Keterampilan anak merupakan daya imajinasi diri dan cara kerja kemampuan yang di rangsang oleh otak dan di keluarkan melalui kreativitas yang keluar dari dalam. Banyak para orang tua yang ingin memiliki seorang anak yang daya kreativitas dalam keterampilannya bagus, akan sangat bangga sekali ketika melihat sang buah hati memiliki kelebihan keterampilan yang menonjol. Dengan bertambah nya usia seoarang anak maka bertambah pula daya kreativitas anak oleh sebab itu peran orang tua sangat penting untuk mengola keterampilan atau memancing datya kreativitas anak di sini akan di jelaskan

Macam macam keterampilan untuk mengembangkan keterampilan anak 

1.    Cognitive skill (Keterampilan kognitif)

 
Yaitu bagai mana anak bisa belajar  memecahkan suatu masalah. Contohnya adalah anak yang baru usia 3bulan mengenal lingkungan dengan menggerakan mata dan tangan serta kakinya ataupun anak yang berusia 5tahun di ajarkan dengan huruf dan angka selanjutnya sebagai pengajar ataupun orang tua memberi tahu dengan 1+1=2 dan anak akan mengucapkan ulang kemudian di beri pertanyaan lagi 1+1=?


2.    Social and Emotional Skill (Keterampilan Sosial dan Emosional)
 
Berinteraksi dengan individu yang laianya sebagai contoh anak yang baru 1 tahun di suruh untuk melambaikan tangan ke pada yang lain.

3.     Speech and Language Skill
 
Kemampuan berbahasa disini anak di ajaran pengucapan “Mamah papah”pada anak usia 1 tahun ini sudah di ajarkan atau di latih cara pengucapan

4.     Fine Motor Skill (pengembangan motorik halus)
 
Keterampilan pada otot ototnya secara anak disini bisa menggerakan otot otot kecilnya dan menggerakan jari jarinya

5.    Gross Motor Skill (pengembangan motorik kasar)

 
Keterampilan dengan menggunakan otot besarnya contohnya anak bisa melempar benda ataupun menendang bola.

Keterampilan anak pada usia 5- 7 tahun kita bisa mengajarkan anak dalam melipat kertas ataupun membuat kerajinan dari sedotan disini anak di ajarkan untuk menggali kreativitas anak karena dalam pengajaran pada anak adalah harus santai dan menyenangkan suapaya anak tidak mudah bosan banyak permainan permainan lain untuk menggali dan mengasah kemampuan daya nalar dan kreativitas anak . kemampuan ataupun kreativitas yang di miliki oleh anak pasti berbeda beda karena pola asuhnya punjuga berbeda jangan heran ketika menghadapi anak yang cenderung diam mungkin itu di karenakan kebiasaan yang dilingkungan keluarganya.

Cara menggali kreativitas dan keterampilan pada anak

•    Jangan terlalu menyimpulkan bahwa anak tidak bisa melakukan apa apa kenali kepribadian anak dengan cara mendekatinya
•    Hindari pikiran yang plimplanmaksudnya mengajarkan anak sering berubah ubah
•    Hindari untuk malas berfikir
•    Berfikirlah seperti anak kecil karena untuk kita mengenali kepribadian anak kita harus terjun kedunia anak.

Senin, 30 Mei 2016

KEPRIBADIAN ANAK


Pada artikel sebelumnya telah di jelaskan  tentang anak bayi maupun balita dan artikel selanjutnya akan membahas tentang kepribadian anak. Paada umumnya anak mungkin sulit di mengerti karena anak belum mengerti dan memahami tentang sikap apa yang seharusnya di lakukan. Kebanyakan orang tua selalu memaksakan kehendaknya tanpa memikirkan dampak apa yang akan terjadi kedepannya jikalou anak di paksakan dengan keinginan orang tua.

Kepribadian adalah karakter atau sipat yang di perlihatkan oleh dirinya sendiri. Kepribadian anak hal yang sangat penting untuk di bina karena di masa inilah peran penting baik orang tua ataupun guru yang mengajarkannya di sekolah. Akan tetapi peran orangtualah yang sangat penting sekali untuk memberikan pengarahan ataupun pendidikan di dalam keluarga.

Beberapa macam yang tampak dalam kepribadian Anak.
 
1.    Pemalu atau penakut
 
Tak mudah bagi anak yang mmempunyai kepribadian yang pemalu ataupun penakut untuk bergabung dengan individu yang lainnya, nah disini peran penting bagi seorang ibu untuk mengenalkan secara perlahan dan mengajak anak terus untuk bisa bermaik berkelompok. Kemungkinan besar anak akan perlahan terbiasa dengan kehadiran orang lain.

2.    Rewel 
 
Anak yang memiliki karakter yang sedikit sedikit rewel kemungkinan anak merasa tidak nyaman di daerah sekitarnya sehingga anak rewel disini juga peran sebagai ibu harus sabar dalam mengatasi anak yang demikian.

3.    Aktif
 
Kebanyakan orangtua bangga ketika melihat anaknya aktif karena anak yang aktif cenderung cerdas apa yang di lihat oleh nya akan langsung ditirunya. Keaktifan anak jangan  sampai di biarkan begitu saja arahkan anak ke hal yang positif jangan biarkan anak untuk bermain sendiri, mendampingi sekaligus mengawasi apa apa saja yang dilakukan oleh anak.

4.    Penurut 
 
Bagi anak yang mempunyai karakter penurut akan sangat mudah bagi para orang tua untuk mengarahkannya akan tetapi orang tua harus tetap mendampingi dan mengarahkan ke hal yang positif .
Kepribadian anak menurut perkembangannya memiliki 2 faktor diantanya yaitu:

•    Faktor Intern adalah faktor bawaan yang berasal dari dalam diri atau jiwa anak itu sendiri ataupun faktor keturunan.

•    Faktor exstern adalah faktor dari lingkungan atau hasil dari interaksi dengan yang lain.


Orangtua haruslah selalu mengontrol dan mendampingi anak dan haruslah mengetahui setiap harinya perubahan apa yang terlihat apa bila anak terlihat perkembangan bahasa nya terlihat kasar ataupun tidak baik, haruslah orang tua mendekati anak dan memberi tahukan bahwa berbicara kasar itu tidak baik. untuk membentuk kepribadian anak lebih baik lagi baik tingkah laku ataupun berbahasa haruslah di tanamkan di dalam pendidikan keluarga untuk di latih baik dari sikap ataupun dari segi bahasanya, dan orang tua pun harus memberi cotoh yang baik biar anak mencontoh yang baik dari orangtuannya.